Komoditas garam menjadi salah satu sektor yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan mengingat karakteristik wilayah Sabu Raijua.
Melalui revitalisasi tambak, peningkatan produktivitas, penggunaan teknologi tepat guna, serta sinergi antarpihak, produksi garam lokal diharapkan semakin meningkat.
Momentum panen perdana ini sekaligus mempertegas arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua untuk menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu pilar kekuatan ekonomi daerah.
Dengan hasil awal sekitar 15 ton, pemerintah berharap pengembangan tambak garam Desa Eiada dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif terhadap pendapatan serta kesejahteraan masyarakat Sabu Raijua. (*/rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
