Wabup Sabu Raijua Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Instruksikan Sidak Pasar Jelang Idul Adha

rapat inflasi
Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 secara virtual dari Ruang Vicon Kantor Bupati Sabu Raijua, Senin (25/5/2026). (Foto: Prokopim Sabu Raijua)
  • Bagikan

Sejumlah komoditas pangan pokok yang mengalami kenaikan harga di berbagai wilayah menjadi perhatian utama, termasuk cabai merah, minyak goreng, dan bawang merah.

Berdasarkan data IPH untuk 20 komoditas bahan pangan terpilih, Kabupaten Sabu Raijua tercatat memiliki nilai IPH sebesar 0,66 pada minggu ketiga Mei 2026.

Baca Juga:
Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport

Beberapa komoditas yang memengaruhi pergerakan harga di wilayah tersebut antara lain beras, cabai merah, cabai rawit, dan minyak goreng.

Pemerintah pusat kemudian menginstruksikan seluruh pemerintah daerah agar segera melakukan intervensi dan langkah stabilisasi harga, terutama terhadap komoditas yang mengalami kenaikan selama dua minggu berturut-turut.

Di Kabupaten Sabu Raijua sendiri, komoditas beras dan cabai rawit menjadi perhatian khusus karena menunjukkan tren kenaikan harga dalam beberapa pekan terakhir.

Menindaklanjuti hasil rakor tersebut, Wakil Bupati Sabu Raijua, Thobias Uly langsung memberikan arahan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memperkuat koordinasi pengendalian inflasi di lapangan.

Ia meminta Bagian Pembangunan dan Perekonomian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Pertanian dan Pangan segera melakukan langkah konkret guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version