Seba, RakyatSarai.ID – Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si, mengikuti rapat pengendalian inflasi tahun 2026 secara daring bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri), Senin (12/5/2026).
Rapat yang berlangsung dari ruang kerja Wakil Bupati tersebut diikuti para gubernur, wali kota, dan bupati dari seluruh Indonesia. Agenda utama rapat adalah memantau perkembangan inflasi daerah, stabilitas harga kebutuhan pokok, serta kesiapan pemerintah daerah menghadapi potensi gejolak ekonomi menjelang pertengahan tahun 2026.
Dalam kesempatan itu, Thobias Uly menyampaikan bahwa kondisi harga bahan pokok di Kabupaten Sabu Raijua hingga saat ini masih relatif terkendali.
Meski demikian, ia meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk terus melakukan pemantauan rutin di lapangan guna mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat.
Distribusi Beras CBP Terus Dipercepat
Selain membahas pengendalian inflasi, Wakil Bupati juga menerima laporan dari Perum Bulog Cabang Sabu Raijua terkait progres distribusi Beras Cadangan Pemerintah (CBP).
Berdasarkan laporan tersebut, penyaluran beras CBP telah selesai dilaksanakan di Kecamatan Sabu Barat dan Kecamatan Raijua. Sementara itu, distribusi di Kecamatan Sabu Timur masih berlangsung dan untuk Kecamatan Hawu Mehara serta Kecamatan Liae masih dalam tahap pencocokan data penerima manfaat.
Wakil Bupati menegaskan pentingnya validitas data agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
Ia meminta jajaran terkait segera mempercepat proses verifikasi dan pencocokan data, khususnya di Kecamatan Hawu Mehara, Liae, dan Sabu Timur, sehingga distribusi beras dapat segera dituntaskan.
“Masyarakat Sabu Raijua harus mendapatkan haknya dengan data penerima yang akurat, distribusi yang tepat sasaran, serta harga kebutuhan pokok yang tetap stabil,” tegas Thobias Uly.
Pemda Sabu Raijua Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi
Rapat daring tersebut turut didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, di antaranya Bagian Ekonomi dan Pembangunan, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian dan Pangan, Badan Keuangan Daerah, serta Dinas Komunikasi dan Informatika.
Selain OPD, hadir pula perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Sabu Raijua dan Perum Bulog Sabu Raijua sebagai mitra kerja pemerintah daerah.
Kehadiran lintas sektor tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua dalam mendukung program pengendalian inflasi secara terkoordinasi bersama pemerintah pusat.
Wakil Bupati berharap sinergi antara Kemendagri dan pemerintah daerah dapat menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di Sabu Raijua sepanjang tahun 2026.
Ia juga menginstruksikan OPD teknis untuk terus memperkuat koordinasi dengan Bulog dalam percepatan distribusi beras CBP dan pemutakhiran data penerima manfaat. (*/rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
