“BUMD tidak ada yang diisi dari tim sukses Melki-Johni. Semua murni hasil proses perekrutan yang melibatkan berbagai pihak dengan latar belakang yang baik,” tegasnya.
Percepat Program Rumah Layak Huni
Dalam arahannya, Gubernur Melki juga menyoroti program bantuan rumah layak huni dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman yang menargetkan pembangunan hingga 15.000 unit rumah di NTT.
Setiap unit rumah akan mendapatkan bantuan sekitar Rp20 juta.
Ia meminta perangkat daerah terkait seperti Dinas PUPR, Dukcapil, dan Dinas Sosial segera menyelesaikan sinkronisasi data penerima bantuan agar program tersebut dapat segera direalisasikan.
“Perangkat daerah terkait agar segera menyelesaikan konsolidasi dan sinkronisasi data penerima bantuan rumah tidak layak huni minggu ini sehingga target penerima dapat segera dipenuhi,” tegasnya.
Kinerja PAD Jadi Sorotan, Pejabat Tak Berkinerja Terancam Diganti
Gubernur Melki juga memberikan perhatian serius terhadap capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang saat ini baru mencapai sekitar 20 persen.
Menurutnya, setiap perangkat daerah yang memiliki tanggung jawab terhadap pelayanan publik maupun target PAD harus menunjukkan kinerja yang terukur.
Ia bahkan menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap pejabat yang tidak mampu mencapai target yang telah ditetapkan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
