MUSKAB KADIN Sabu Raijua 2026-2031 Digelar, Dorong Investasi dan Kebangkitan Ekonomi Daerah

pemkab sarai dan kadin
Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M., secara resmi membuka Musyawarah Kabupaten (MUSKAB) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sabu Raijua sekaligus menyaksikan pelantikan dan pengukuhan pengurus masa bakti 2026–2031, Senin (27/4/2026). (Foto: Dok. PKP Setda Kabupaten Sabu Raijua)
  • Bagikan

Seba, RakyatSarai.ID – Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M., secara resmi membuka Musyawarah Kabupaten (MUSKAB) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sabu Raijua sekaligus menyaksikan pelantikan dan pengukuhan pengurus masa bakti 2026–2031, Senin (27/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Sabu Raijua ini turut dihadiri Wakil Bupati Ir. Thobias Uly, M.Si., pimpinan DPRD, jajaran Forkopimda, Ketua Umum KADIN NTT Bobby Lianto, serta sejumlah pimpinan instansi, BUMN/BUMD, dan pelaku usaha.

Dorong Investasi dan Potensi Unggulan Daerah

Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong kebangkitan ekonomi Sabu Raijua. Ia menyoroti potensi besar di sektor garam dan rumput laut yang dinilai mampu menarik minat investor.

“Kami siap menghadirkan investor untuk mengembangkan potensi unggulan daerah,” ujarnya.

Bupati Krisman Riwu Kore menekankan pentingnya hubungan produktif antara pemerintah dan KADIN dalam mendorong pembangunan ekonomi. Menurutnya, kolaborasi yang saling menguntungkan menjadi kunci dalam memaksimalkan potensi daerah.

Ia mengungkapkan, sektor garam menjadi salah satu fokus utama dengan adanya dukungan revitalisasi lahan seluas 45 hektare dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Selain itu, terdapat sekitar 100 hektare lahan potensial yang siap dikembangkan dengan status lahan yang harus clean and clear.

Peran Strategis KADIN dan Penguatan UMKM

Bupati juga berharap pengurus KADIN tidak hanya menjadi mitra pemerintah, tetapi juga dapat berperan sebagai investor lokal dalam menggerakkan ekonomi daerah.

Sementara itu, Wakil Bupati Thobias Uly menegaskan bahwa pelantikan pengurus KADIN bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam memperkuat dunia usaha.

“KADIN harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi, membuka peluang usaha, dan menciptakan iklim investasi yang sehat,” tegasnya.

Ia juga mendorong KADIN untuk aktif memperluas jaringan kemitraan, meningkatkan kapasitas pelaku usaha khususnya UMKM, serta mendorong inovasi dan pemanfaatan teknologi.

Perkuat Sinergi dan Akses Pasar

KADIN diharapkan mampu menjembatani kepentingan dunia usaha dengan kebijakan pemerintah, sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional.

Wakil Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada KADIN NTT atas dukungan dalam pelaksanaan MUSKAB hingga pelantikan pengurus yang berjalan lancar.

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan bibit sorgum asal India dari Ketua Umum KADIN NTT kepada Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, sebagai simbol dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.

Melalui MUSKAB ini, diharapkan KADIN Sabu Raijua mampu tampil sebagai organisasi yang solid, profesional, dan adaptif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (*/rs1)

Baca Juga:
Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version