Antisipasi Kemarau Panjang, Pemkab Sabu Raijua Minta Dukungan Mitigasi Kekeringan ke BPBD NTT

BPBD Provinsi
Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si, bersama pimpinan dan staf BPBD Provinsi NTT, Kamis (18/6/2026). (Foto: Prokopim Sabu Raijua)
  • Bagikan

Kupang, RakyatSARAI.ID — Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua bergerak cepat melakukan langkah mitigasi dalam menghadapi ancaman bencana kekeringan akibat musim kemarau yang panjang.

Upaya konkret Pemkab Sabu Raijua mitigasi bencana kekeringan ini ditunjukkan melalui kunjungan kerja Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si, ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (18/6/2026).

Kedatangan Wakil Bupati Sabu Raijua diterima langsung oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi NTT, Gasper Nimrod Losa Manisa, SP, yang mewakili Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi NTT.

Ancaman Kemarau Panjang di Wilayah Sabu Raijua

Dalam pertemuan strategis tersebut, Wakil Bupati Thobias Uly memaparkan kondisi geografis dan iklim terkini yang sedang melanda Kabupaten Sabu Raijua.

Ia menjelaskan bahwa wilayahnya saat ini sedang menghadapi periode musim kemarau yang jauh lebih panjang dari biasanya.

Kondisi ini berpotensi besar memicu dampak kekeringan ekstrem bagi aktivitas dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Guna meminimalisir dampak buruk yang bisa terjadi, Wabup Thobias Uly menyampaikan usulan kebutuhan mendesak berupa peralatan mitigasi serta pemenuhan logistik penanggulangan bencana kekeringan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version