Ia meyakini doa-doa tersebut menjadi bagian dari penyertaan Tuhan yang mengantarkannya mengemban amanah sebagai bupati.
Meski demikian, Krisman mengaku tetap membutuhkan dukungan doa agar selalu diberikan hikmat, kekuatan, dan tuntunan Tuhan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
“Pemerintah adalah wakil Allah di dunia yang dipanggil untuk menghadirkan kebijakan dan program yang berpihak kepada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Gereja dan Pemerintah Harus Terus Bersinergi
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa gereja memiliki peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat, tidak hanya melalui pembinaan iman, tetapi juga dalam membentuk karakter warga yang taat hukum, berintegritas, dan peduli terhadap pembangunan daerah.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen gereja untuk terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah demi mewujudkan Kabupaten Sabu Raijua yang lebih maju, sejahtera, dan diberkati.
“Ke depan, saya berharap GSJA Iman Sejati terus menjadi partner yang sepadan bagi Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua. Pemerintah membangun sarana dan prasarana, sementara gereja membangun iman dan karakter masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik, kita bersama-sama membangun Sabu Raijua,” tegas Krisman Riwu Kore.
Harapan di Usia ke-9 GSJA Iman Sejati
Mengakhiri sambutannya, Bupati Krisman menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-9 kepada GSJA Iman Sejati.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
