Ia mengungkapkan, sejak awal masa kepemimpinannya pemerintah daerah berhasil melakukan efisiensi anggaran kedinasan lebih dari Rp26 miliar. Dana tersebut bersama pemanfaatan SILPA dialihkan untuk berbagai program yang langsung menyentuh masyarakat, seperti santunan duka, pembangunan rumah layak huni, lampu jalan, hingga pembangunan infrastruktur.
Selain mengandalkan APBD, Pemkab Sabu Raijua juga aktif membangun kolaborasi dengan pemerintah pusat, sektor swasta, dan lembaga swadaya masyarakat.
Melalui sinergi tersebut, berbagai program strategis berhasil dihadirkan di Sabu Raijua, antara lain renovasi 1.000 unit rumah, revitalisasi tambak garam, pembangunan sumur bor, bantuan rumah layak huni dari lembaga swadaya masyarakat, serta pembangunan 13 menara telekomunikasi.
“Sebagai Bupati saya tidak boleh berdiam diri di tengah keterbatasan anggaran. Kita harus terus membangun kolaborasi dengan pemerintah pusat, swasta maupun LSM agar semakin banyak program yang dapat dihadirkan bagi masyarakat Sabu Raijua. Dengan sinergi yang kuat, kita bisa membangun Sabu Raijua yang semakin maju dan sejahtera,” pungkas Krisman. (*/rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
