Menurutnya, pembangunan gereja merupakan bentuk nyata panggilan iman yang membutuhkan semangat kebersamaan, komitmen, dan kerja sama seluruh jemaat.
“Pembangunan rumah ibadah adalah wujud panggilan iman yang sangat mulia. Kita tahu setiap proses pembangunan pasti memiliki tantangannya tersendiri. Namun, dengan komitmen, semangat kebersamaan, dan tekad untuk tidak menunda pekerjaan baik yang Tuhan percayakan, kita percaya seluruh rencana ini akan terwujud dengan baik,” ujar Sekda.
Ia menegaskan, peletakan batu pertama menjadi tonggak sejarah bagi Jemaat Hidji Deo–Mata Jemaat Kalvari Kadji dalam memperluas pelayanan rohani. Pemerintah daerah optimistis seluruh kebutuhan pembangunan, baik material maupun nonmaterial, dapat terpenuhi melalui pertolongan Tuhan dan dukungan berbagai pihak.
Pemkab Tetap Jalankan Program Prioritas meski Anggaran Terbatas
Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga menjelaskan kondisi fiskal Kabupaten Sabu Raijua yang saat ini menghadapi tantangan akibat pengurangan anggaran.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua di bawah kepemimpinan Bupati Krisman B. Riwu Kore dan Wakil Bupati Thobias Uly tetap berkomitmen menjalankan program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
