Seba, RakyatSARAI.ID – Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat dan bencana melalui percepatan pembentukan Relawan Pelaksana Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR).
Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si, pada Senin (13/7/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Kerja Wakil Bupati itu difokuskan pada percepatan pembentukan sekaligus penempatan relawan untuk mendukung operasional Unit Siaga SAR Sabu Raijua.
Respons Cepat Atas Permintaan Basarnas Kupang
Pertemuan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sabu Raijua, Asisten II Sekda, serta pimpinan sejumlah perangkat daerah terkait, di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), BKPSDM, Dinas Sosial P3A, Bakeuda, Bagian Pemerintahan dan Kesra, Bagian Hukum, Bagian Umum, serta Bagian Organisasi.
Pembentukan relawan ini merupakan tindak lanjut atas permintaan Basarnas Kupang yang membutuhkan tenaga relawan lokal untuk mendukung operasional pencarian dan pertolongan di Kabupaten Sabu Raijua.
Keberadaan relawan dinilai sangat penting mengingat wilayah kepulauan memiliki tantangan tersendiri dalam penanganan kondisi darurat, baik bencana alam maupun kecelakaan yang membutuhkan respons cepat.
Koordinasi Lanjutan Digelar secara Daring
Sebagai tindak lanjut hasil rapat, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua dijadwalkan menggelar koordinasi lanjutan bersama Basarnas Kupang melalui pertemuan virtual.
Dalam rapat tersebut akan dibahas secara rinci mekanisme pembentukan relawan, proses seleksi, pembinaan, hingga penempatan personel di lapangan agar dapat segera mendukung operasional Unit Siaga SAR.
Koordinasi ini juga diharapkan menghasilkan skema kerja sama yang efektif sehingga pelayanan pencarian dan pertolongan di wilayah Sabu Raijua semakin optimal.
Komitmen Tingkatkan Layanan Penyelamatan
Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem penanggulangan bencana dan layanan penyelamatan melalui sinergi dengan Basarnas serta berbagai instansi terkait.
Melalui pembentukan Relawan Pelaksana Operasi Pencarian dan Pertolongan, pemerintah berharap kapasitas daerah dalam menghadapi berbagai situasi darurat semakin meningkat, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan penyelamatan yang cepat, profesional, dan tepat sasaran.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan rasa aman bagi masyarakat serta memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana dan keadaan darurat di wilayah Kabupaten Sabu Raijua. (*/rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
