Bupati Sabu Raijua Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tekankan Pendidikan Bermutu untuk Semua

bupati sabu
Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M., memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-137 tingkat Kabupaten Sabu Raijua yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati, Jumat (2/5/2026). (Foto: Dok. Prokopim Setda Kabupaten Sabu Raijua)
  • Bagikan

Seba, RakyatSarai.ID – Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M., memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-137 tingkat Kabupaten Sabu Raijua yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati, Jumat (2/5/2026).

Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Sabu Raijua, Ketua dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, staf ahli bupati, para asisten Sekda, pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, pimpinan OPD, ASN, kepala sekolah SD dan SMP, serta para siswa.

Dalam amanatnya, Bupati Krisman membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang menegaskan bahwa Hardiknas merupakan momentum refleksi untuk memperkuat semangat pendidikan nasional.

“Pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus dan penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia. Inti pendidikan adalah memuliakan,” kutip Bupati.

Ia juga memaparkan lima kebijakan strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

Pertama, pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran. Program ini telah menjangkau ribuan sekolah dengan dukungan papan interaktif digital.

Baca Juga:
Dua Bulan di Sabu Raijua, Mahasiswa IAKN Kupang Diminta jadi Duta Potensi Daerah

Kedua, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru melalui pemenuhan kualifikasi serta pemberian beasiswa dan tunjangan sertifikasi.

Ketiga, penguatan karakter melalui budaya Sekolah ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang mencakup program anti perundungan, makan bergizi gratis, hingga kegiatan Pramuka.

Keempat, peningkatan kualitas pembelajaran melalui gerakan literasi, numerasi, STEM, serta Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Kelima, perluasan akses pendidikan melalui program sekolah satu atap, pembelajaran jarak jauh, komunitas belajar, serta penguatan sekolah inklusi dan SLB.

Mengakhiri amanatnya, Bupati Krisman menekankan pentingnya tiga kunci utama keberhasilan kebijakan pendidikan, yakni mindset (pola pikir), mental, dan misi.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita perkuat kerja sama untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi seluruh masyarakat menuju Indonesia yang cerdas dan bermartabat,” tutupnya. (*/rs1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version