Revitalisasi Lima SD di Sabu Raijua Dimulai, Wabup Thobias Uly Tekankan Mutu Pendidikan

rehab sekolah
SD GMIT Raedewa, Kecamatan Sabu Barat yang akan direvitalisasi. (Foto: Prokopim Sabu Raijua)
  • Bagikan

Kedua, melakukan evaluasi secara berkala. Kepala sekolah diharapkan melaksanakan pembinaan dan pengawasan secara berkelanjutan terhadap kinerja seluruh tenaga pendidik.

Ketiga, memperkuat kolaborasi. Menurut Wabup, pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan pemerintah, sekolah, orang tua, yayasan dan tokoh masyarakat.

Baca Juga:
Dua Bulan di Sabu Raijua, Mahasiswa IAKN Kupang Diminta jadi Duta Potensi Daerah

Dengan kolaborasi tersebut, pembangunan sarana pendidikan diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

DPRD Sabu Raijua Minta Proyek Tepat Waktu dan Berkualitas

Apresiasi terhadap program revitalisasi juga disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sabu Raijua, Laurens Abiakto Ratu Wewo, S.Sos.

Baca Juga:
KPK Terbitkan Edaran Pencegahan Korupsi SPMB 2026, Larang Titipan Siswa dan Pungutan Liar

Menurut DPRD, program revitalisasi tersebut merupakan bentuk serapan aspirasi masyarakat dari tingkat bawah yang perlu dikawal bersama.

Karena itu, pihak legislatif meminta seluruh pekerja dan kepala tukang menjaga kualitas pekerjaan serta menyelesaikan proyek sesuai waktu yang telah ditetapkan.

Penyelesaian pekerjaan secara tepat waktu dinilai penting agar fasilitas yang direhabilitasi maupun dibangun dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar.

Harapan Lahirkan Generasi Cerdas dan Berkarakter

Pemkab Sabu Raijua berharap pembangunan dan revitalisasi fasilitas pendidikan di lima sekolah tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version