Wabup Sabu Raijua Tinjau Revitalisasi SD GMIT Bolou I, Pastikan Proyek Berjalan Tepat Mutu dan Tepat Waktu

SD GMIT Bolou
Kunjungan kerja Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si, ke Kecamatan Sabu Timur pada Kamis (16/7/2026). (Foto: Prokopim Sabu Raijua)
  • Bagikan

Sabu Timur, RakyatSARAI.ID – Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menghadirkan pelayanan sosial bagi masyarakat.

Hal itu ditunjukkan melalui kunjungan kerja Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si, ke Kecamatan Sabu Timur pada Kamis (16/7/2026).

Didampingi Sekretaris Daerah Septenius M. Bule Logo, SH., M.Hum, kunjungan diawali dengan meninjau langsung progres Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SD GMIT Bolou I.

Program tersebut mencakup rehabilitasi ruang kelas, pembangunan toilet beserta fasilitas sanitasi, ruang administrasi, hingga pembangunan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sarana belajar.

Proyek Revitalisasi Didanai APBN Rp910 Juta

Peninjauan turut dihadiri Kepala Seksi Kelembagaan, Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKPO) Kabupaten Sabu Raijua, Camat Sabu Timur, serta jajaran Protokol dan Komunikasi Pimpinan. Rombongan disambut Kepala SD GMIT Bolou I bersama para guru.

Kepala Seksi Kelembagaan, Sarana dan Prasarana Dinas PKPO Sabu Raijua, Alfret Y. Radja, S.Pd., menjelaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan bagian dari Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Jalur Aspirasi yang diperjuangkan Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Stevano Rizki Adranacus.

Program ini didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai Rp910.268.498 dan ditargetkan selesai dalam waktu 120 hari kalender.

Puluhan Sekolah Diusulkan Dapat Perbaikan

Alfret juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, Dinas PKPO Sabu Raijua mengusulkan revitalisasi untuk puluhan sekolah di berbagai wilayah.

Rinciannya meliputi:

  • 62 satuan pendidikan melalui jalur reguler.
  • 4 satuan pendidikan melalui jalur aspirasi.
  • 12 satuan pendidikan yang sedang diusulkan melalui Program Bantuan Presiden (Banpres).

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman.

Wabup Minta Proyek Dijaga Kualitasnya

Dalam arahannya, Wakil Bupati Thobias Uly menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat dan DPR RI atas dukungan terhadap pembangunan sektor pendidikan di Kabupaten Sabu Raijua.

Menurutnya, percepatan pembangunan daerah hanya dapat terwujud melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat.

Ia juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam proyek agar menjaga kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

“Saya ingatkan kepada para pekerja agar menyelesaikan pembangunan ini sesuai dengan spesifikasi teknis, standar mutu, dan target waktu yang telah ditetapkan. Kepada pihak sekolah, tolong dikawal ketat pengawasannya. Jika ada kendala, segera koordinasikan dengan Dinas Pendidikan,” tegas Thobias Uly.

Ia berharap revitalisasi sekolah tersebut mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik sehingga dapat meningkatkan semangat belajar siswa dan melahirkan generasi Sabu Raijua yang cerdas, berkualitas, dan berdaya saing.

Serahkan Santunan Duka kepada Warga

Usai meninjau pembangunan sekolah, Wakil Bupati bersama Sekda dan rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Lobodei untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum Tadius Lay Kanni.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menyerahkan Santunan Duka kepada pihak keluarga sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Atas nama pemerintah daerah, ia menyampaikan duka cita yang mendalam dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

“Santunan duka ini adalah salah satu program kerja prioritas kami sejak awal memimpin. Ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam suasana suka maupun duka. Semoga bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujar Thobias Uly.

Pemerintah Perkuat Pendidikan dan Kepedulian Sosial

Kunjungan kerja tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua untuk menjalankan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan infrastruktur pendidikan, tetapi juga memperkuat pelayanan sosial kepada masyarakat.

Melalui pembangunan fasilitas sekolah yang lebih representatif dan program santunan duka, pemerintah berharap kualitas sumber daya manusia terus meningkat, sementara kehadiran pemerintah di tengah masyarakat semakin dirasakan dalam berbagai aspek kehidupan. (*/rs1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version