Ketiga, seluruh pihak diminta mematuhi aturan dan menghindari segala bentuk penyimpangan agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun keresahan di masyarakat.
Keempat, pemerintah mengingatkan agar hak para pekerja, baik tukang maupun buruh, dibayarkan tepat waktu sesuai kesepakatan.
Kelima, seluruh sekolah diminta rutin memperbarui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) karena kelengkapan data menjadi salah satu indikator penting dalam penyaluran bantuan dari pemerintah pusat.
Jaga Kepercayaan Pemerintah Pusat
Thobias Uly berharap seluruh proses pembangunan dapat dilaksanakan secara profesional sehingga menghasilkan fasilitas pendidikan yang berkualitas bagi para siswa.
Ia menegaskan keberhasilan program revitalisasi akan menjadi modal penting bagi Kabupaten Sabu Raijua untuk kembali memperoleh dukungan pembangunan pendidikan pada masa mendatang.
“Mari kita jaga nama baik daerah dengan bekerja secara jujur, tertib, dan transparan. Keberhasilan program ini akan membuka peluang bagi Sabu Raijua untuk kembali mendapatkan bantuan pembangunan demi kemajuan anak cucu kita,” tegas Wakil Bupati. (*/rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
