Seba, RakyatNTT.ID – Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M., didampingi Wakil Bupati Ir. Thobias Uly, M.Si, memimpin rapat koordinasi bersama Dinas Kelautan dan Perikanan, para kepala desa dan lurah, Ketua Koperasi Merah Putih, serta PIC Sabu Lautra Komponen 2, Selasa (28/4/2026).
Rapat yang digelar secara hybrid di Aula Kantor Bupati tersebut membahas berbagai program strategis di sektor kelautan dan perikanan, termasuk Program Lautra Komponen 2, Kampung Nelayan Merah Putih, revitalisasi tambak garam, hingga dukungan dana ekonomi produktif.
Jemput Bantuan, Jangan Menunggu
Dalam arahannya, Bupati Krisman menegaskan bahwa setiap kunjungan kerja ke Jakarta dilakukan dengan tujuan jelas untuk memperjuangkan program dan bantuan bagi daerah.
Ia menilai, dengan kondisi anggaran saat ini, pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan kerja administratif di daerah. Pemerintah harus aktif “menjemput bola” dengan mencari peluang bantuan dari pemerintah pusat.
“Kalau hanya bekerja di belakang meja, pembangunan tidak akan berjalan. Bantuan harus dijemput dan peluang harus ditangkap untuk dibawa ke Sabu Raijua,” tegasnya.
Kolaborasi Jadi Kunci Pembangunan
Bupati juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah daerah. Diperlukan sinergi dengan pemerintah pusat, lembaga swadaya masyarakat (LSM), NGO, hingga pihak swasta.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










