Hawu Mehara, RakyatSarai.ID – Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menunjukkan kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah tenggelamnya perahu nelayan di Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara.
Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si., menyerahkan bantuan secara simbolis kepada tiga keluarga korban pada Selasa (26/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Sabu Raijua serta Kepala Desa Lobohede.
Musibah tragis itu terjadi pada Selasa, 19 Mei 2026 lalu. Insiden tersebut mengakibatkan satu nelayan meninggal dunia, sementara dua nelayan lainnya berhasil selamat.
Peristiwa tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban maupun Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua.
Sebagai bentuk kepedulian, pemerintah daerah menyalurkan bantuan logistik darurat berupa beras, minyak goreng, mi instan, kasur spons, terpal, dan Family Kit untuk membantu meringankan beban keluarga korban.
“Kami memohon maaf sekaligus menyampaikan rasa turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Karena jadwal yang padat, kami tidak bisa hadir langsung saat pemakaman. Namun jajaran Pemda telah diwakili oleh Sekretaris Daerah dan Asisten yang langsung turun ke rumah duka saat itu,” ujar Wakil Bupati Thobias Uly.
Wabup Imbau Nelayan Gunakan Pelampung
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya keselamatan kerja bagi para nelayan saat melaut.
Ia meminta para nelayan selalu menyiapkan dan menggunakan pelampung guna mengurangi risiko kecelakaan di laut.
“Melalui peristiwa ini, saya sangat berharap agar para nelayan kita selalu menyiapkan dan menggunakan pelampung saat pergi melaut. Keselamatan adalah yang utama agar kejadian memilukan seperti ini tidak terulang kembali,” tegasnya.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan di Sabu Raijua, agar rutin memantau prakiraan cuaca sebelum melaut guna mengantisipasi gelombang tinggi maupun cuaca ekstrem.
Wabup Pantau Progres SPBU Hawu Mehara
Usai menyerahkan bantuan, Wakil Bupati melanjutkan agenda kerja dengan memantau langsung progres pembangunan SPBU Hawu Mehara di Desa Tanajawa.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional SPBU yang diharapkan dapat memperkuat pelayanan distribusi BBM bagi masyarakat setempat.
“Bapak Bupati dan saya terus menggenjot percepatan operasional SPBU ini. Kami juga mendorong percepatan pengurusan administrasi agar seluruh proses berjalan lancar. Target kami, SPBU ini segera diresmikan dan dioperasikan untuk melayani kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, seluruh proses administrasi dan teknis SPBU Tanajawa telah selesai dan dinyatakan memenuhi syarat.
Saat ini, pengelola tinggal menunggu proses penebusan bahan bakar minyak (BBM) serta pelaksanaan tera atau pengujian dispenser pengisian BBM.
SPBU Hawu Mehara diperkirakan mulai beroperasi pada awal Juni 2026 dan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan energi masyarakat di wilayah tersebut secara optimal. (*/rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
