“Pembangunan tidak hanya diukur dari capaian fisik dan ekonomi semata, tetapi juga dari kualitas manusia yang memiliki karakter, integritas, dan nilai kehidupan yang kuat,” tegas Bupati.
Ia menilai pembinaan religi dan keagamaan memiliki peran penting dalam melahirkan generasi Sabu Raijua yang mampu menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan kecerdasan moral dan spiritual.
Selain itu, Pesparani dapat menjadi ruang perjumpaan masyarakat dari berbagai wilayah, kelompok dan generasi. Interaksi tersebut diharapkan mampu memperluas jejaring kebersamaan sekaligus memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap Kabupaten Sabu Raijua.
Peserta Pesparani Diminta Junjung Sportivitas
Bupati meminta seluruh peserta Pesparani V mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan kemampuan terbaik, penuh semangat, rendah hati dan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Pesparani diharapkan tidak hanya berorientasi pada perebutan juara. Kegiatan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat iman, mengembangkan talenta, membangun persaudaraan dan menumbuhkan semangat kebersamaan.
Apresiasi juga disampaikan kepada para pembina, pelatih dan pendamping yang telah mencurahkan waktu serta tenaga dalam mempersiapkan para peserta.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
