“Penyelenggaraan Pesparani merupakan bagian penting dalam kehidupan beriman dan pembangunan karakter masyarakat,” demikian pesan Bupati dalam sambutannya.
Menurutnya, nilai-nilai yang dibangun melalui kegiatan keagamaan sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua untuk mewujudkan “Sabu Raijua Bangkit, Maju, Sejahtera dan Mandiri.”
Visi tersebut, kata Bupati, tidak dapat diwujudkan hanya melalui pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas, memiliki karakter, moral, integritas dan kekuatan spiritual.
Dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Pemkab Sabu Raijua terus mendorong berbagai program strategis, termasuk melalui Gerakan Sarai Pintar dan Sarai Berprestasi.
Karena itu, kegiatan keagamaan seperti Pesparani dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga memiliki karakter baik, kepekaan sosial serta kehidupan rohani yang kuat.
Pembangunan Keagamaan Tetap jadi Perhatian
Di tengah tantangan dan keterbatasan fiskal daerah, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua memastikan pembangunan di bidang keagamaan tetap menjadi perhatian.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan kebijakan serta pengalokasian belanja hibah kepada organisasi dan lembaga keagamaan. Dukungan itu diarahkan untuk memperkuat pembinaan umat, mengembangkan potensi masyarakat serta menanamkan nilai moral dan spiritual.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
