iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dua Bulan di Sabu Raijua, Mahasiswa IAKN Kupang Diminta jadi Duta Potensi Daerah

200
mahasiswa IAKN di sabu
Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si., saat menerima kunjungan sekaligus pamitan mahasiswa IAKN Kupang bersama dosen pendamping di ruang kerjanya, Senin (31/8/2026). (Foto: Prokopim Sabu Raijua)
  • Bagikan

Seba, RakyatSARAI.ID – Dua bulan menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Sabu Raijua, para mahasiswa Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang tidak hanya membawa pulang pengalaman akademik, tetapi juga diminta menjadi duta yang memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si., saat menerima kunjungan sekaligus pamitan mahasiswa IAKN Kupang bersama dosen pendamping di ruang kerjanya, Senin (31/8/2026).

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Pertemuan tersebut menjadi penanda berakhirnya pelaksanaan KKN mahasiswa IAKN Kupang yang telah berlangsung selama dua bulan di sejumlah wilayah Kabupaten Sabu Raijua.

Dalam kesempatan tersebut, dosen pendamping menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua serta masyarakat yang telah menerima dan mendampingi mahasiswa selama menjalankan program KKN.

Pihak IAKN Kupang juga berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut sehingga Sabu Raijua tetap menjadi salah satu lokus pelaksanaan KKN pada masa mendatang.

Mahasiswa Bawa Pulang Pengalaman Berharga

Para mahasiswa mengaku bersyukur mendapat sambutan baik dari pemerintah dan masyarakat selama berada di Sabu Raijua.

Baca Juga:
Polije dan Pemkab Sabu Raijua Perkuat Kampus 6 NTT, Siapkan Prodi Manajemen Agribisnis

Keterlibatan dalam berbagai kegiatan desa dan interaksi langsung dengan masyarakat memberikan pengalaman yang tidak hanya berkaitan dengan pembelajaran akademik.

Para mahasiswa juga memperoleh pemahaman mengenai kehidupan masyarakat kepulauan, budaya lokal, potensi ekonomi hingga berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat di daerah tersebut.

Pengalaman selama dua bulan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk melihat pembangunan masyarakat dari perspektif yang lebih luas.

Wabup Perkenalkan Potensi Sabu Raijua

Wakil Bupati Thobias Uly mengatakan pengalaman mahasiswa selama berada di Sabu Raijua merupakan gambaran nyata mengenai karakter daerah, termasuk kondisi geografis dan iklim.

Baca Juga:
Wabup Sabu Raijua Tinjau Revitalisasi SD GMIT Bolou I, Pastikan Proyek Berjalan Tepat Mutu dan Tepat Waktu

Sabu Raijua memiliki musim kemarau yang cukup panjang, sementara periode musim hujan relatif singkat. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas kehidupan dan ekonomi.

Namun, menurut Thobias, kondisi geografis tersebut tidak menghilangkan berbagai potensi yang dimiliki Sabu Raijua.

Ia memperkenalkan sejumlah potensi lokal yang dapat terus dikembangkan, baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat maupun memperkuat perekonomian daerah.

Beberapa di antaranya adalah pangan lokal seperti gula air dan sorgum, sektor kelautan melalui produksi garam dan rumput laut, serta sektor pariwisata yang memiliki peluang untuk terus dikembangkan.

Potensi tersebut dinilai membutuhkan dukungan, inovasi dan promosi agar semakin dikenal serta mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Mahasiswa Diminta jadi Duta Sabu Raijua

Thobias berharap mahasiswa IAKN Kupang tidak melupakan pengalaman yang diperoleh selama menjalani KKN.

Ia meminta para mahasiswa menceritakan pengalaman mereka kepada masyarakat di Kupang maupun daerah lainnya, terutama mengenai berbagai sisi positif dan potensi yang dimiliki Sabu Raijua.

Menurutnya, mahasiswa dapat menjadi salah satu jembatan informasi antara masyarakat Sabu Raijua dengan dunia luar.

Pengalaman yang diperoleh secara langsung di tengah masyarakat dinilai memiliki nilai lebih karena mahasiswa dapat menyampaikan kondisi daerah berdasarkan apa yang mereka lihat dan rasakan sendiri.

Pesan tersebut sekaligus menjadi harapan agar berakhirnya KKN tidak berarti berakhirnya hubungan antara mahasiswa, perguruan tinggi dan masyarakat Sabu Raijua.

Pemkab Sabu Raijua Buka Ruang Kolaborasi

Di akhir pertemuan, Wakil Bupati Sabu Raijua menyampaikan salam hormat kepada pimpinan dan seluruh civitas akademika IAKN Kupang.

Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menegaskan kesiapannya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi.

Kerja sama tersebut dapat dikembangkan melalui pelaksanaan KKN maupun berbagai program lain yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pertemuan antara Wakil Bupati dan mahasiswa IAKN Kupang berlangsung dalam suasana akrab. Momen pamitan tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian KKN selama dua bulan dan awal dari harapan untuk kembali membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua. (*/rs1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *