Sementara untuk program penanganan stunting, pemerintah desa menyalurkan bantuan telur dan susu kepada 13 bayi dan balita yang terindikasi stunting, gizi kurang, maupun gizi buruk. Bantuan serupa juga diberikan kepada lima ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK).
Bupati Jelaskan Penurunan Nominal BLT Dana Desa
Dalam sambutannya, Bupati Krisman menegaskan bahwa dirinya ingin memastikan seluruh bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat sekaligus mendengar langsung berbagai aspirasi warga.
“Kalau saya berada di Sabu, saya akan berusaha hadir dalam kegiatan seperti ini. Saya tidak ingin hanya bekerja di balik meja tanpa melihat langsung kondisi masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga memberikan penjelasan mengenai perubahan besaran BLT Dana Desa yang kini menjadi Rp200.000 per bulan, turun dari sebelumnya Rp300.000.
Menurutnya, penyesuaian tersebut merupakan dampak kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat yang berpengaruh terhadap Dana Desa maupun Transfer ke Daerah (TKD).
Namun, ia menegaskan anggaran tersebut dialihkan untuk mendukung sejumlah program strategis nasional seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










