iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ikut Rembuk Kemendagri, Bupati Krisman Perjuangkan Garam, Sekolah Rakyat, dan RSUD Sabu Raijua

200
bupati sarai zoom
Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M., mengikuti Zoom Meeting bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otoda), Rabu (29/4/2026). (Foto: Dok. PKP Setda Kabupaten Sabu Raijua)
  • Bagikan

Seba, RakyatSarai.ID – Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M., mengikuti Zoom Meeting bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otoda), Rabu (29/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati tersebut turut dihadiri Plt. Kepala BKPSDMD, Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesra, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, serta Kepala Bagian Umum Setda Sabu Raijua.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Forum ini merupakan bagian dari agenda Rembuk dan Bincang-Bincang Otonomi Daerah, yang bertujuan mengevaluasi dan meningkatkan kualitas layanan Ditjen Otoda kepada pemerintah daerah, sekaligus menginventarisasi dukungan pusat dalam pelaksanaan tugas kepala daerah.

Bahas Layanan dan Isu Strategis Daerah

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah topik utama dibahas, antara lain evaluasi pelayanan Ditjen Otoda kepada pemerintah daerah, dukungan pusat bagi kepala daerah, serta berbagai persoalan strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Momentum ini juga dimanfaatkan oleh para kepala daerah untuk menyampaikan kebutuhan serta prioritas pembangunan di wilayah masing-masing.

Krisman Soroti Potensi Garam

Dalam kesempatan itu, Bupati Krisman menyoroti potensi besar sektor garam di Kabupaten Sabu Raijua. Ia mendorong adanya intervensi pemerintah pusat untuk mengoptimalkan lahan tidur yang ada, mengingat keterbatasan anggaran daerah.

Menurutnya, pengembangan sektor garam dapat menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dorong Sekolah Rakyat dan RSUD

Selain sektor garam, Krisman juga menyampaikan progres pembangunan Sekolah Rakyat di Sabu Raijua yang saat ini tengah berjalan, termasuk proses administrasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sebagai bagian dari persyaratan teknis.

Di sektor kesehatan, peningkatan status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sabu Raijua menjadi prioritas penting. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan, meningkatkan mutu pelayanan, serta mendukung peningkatan akreditasi rumah sakit.

Komitmen Jemput Dukungan Pusat

Keikutsertaan Bupati Krisman dalam forum ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua dalam memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat pusat.

Baca Juga:
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Krisman Riwu Kore Ajak Jaga Keutuhan Bangsa

Tiga isu utama yang diangkat—pengembangan garam, pembangunan Sekolah Rakyat, dan peningkatan RSUD—menjadi bukti bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada anggaran lokal, tetapi juga pada kemampuan menjalin sinergi dengan pemerintah pusat.

Dengan kolaborasi yang terus diperkuat, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua optimistis berbagai tantangan pembangunan dapat diatasi secara bertahap demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*/rs1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *