iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Sabu Raijua dan Pemprov NTT Perkuat Hilirisasi Produk Lokal, Desa Molie jadi Pusat Pelatihan OVOP

200
wabup sarai
Pertemuan antara Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si., dengan tim Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi NTT di ruang kerja Wakil Bupati, Rabu (1/7/2026). (Foto: Prokopim Sabu Raijua)
  • Bagikan

Pemerintah juga akan menggelar Pasar Murah sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

Program OVOP diharapkan mampu memperkenalkan produk-produk lokal Sabu Raijua kepada pasar yang lebih luas serta membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Pemkab Sabu Raijua Siap Kawal Program

Wakil Bupati Thobias Uly menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT atas perhatian dan dukungan dalam memperkuat sektor ekonomi masyarakat melalui program hilirisasi produk lokal.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua berkomitmen mengawal keberhasilan program tersebut melalui kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.

Ia menilai hilirisasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Desa Raekore Siap Dikembangkan

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga memperkenalkan potensi desa-desa lain yang layak menjadi lokasi pengembangan program hilirisasi.

Salah satunya adalah Desa Raekore, yang selama ini dikenal sebagai sentra produksi bawang merah unggulan di Kabupaten Sabu Raijua.

Pemerintah daerah berharap kerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTT dapat terus diperluas sehingga tidak hanya berfokus di Desa Molie, tetapi juga menjangkau desa-desa potensial lainnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *