iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Sabu Raijua Evaluasi Penyaluran BBM Non Subsidi, Fokus Perbaikan Distribusi dan Layanan

200
evaluasi BBM
Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menggelar Rapat Evaluasi Penyaluran BBM Non Subsidi yang dipimpin Asisten I Sekda Kabupaten Sabu Raijua, Ir. Titus B. Duri, mewakili Bupati Sabu Raijua Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M., di Lobby Lantai 2 Kantor Bupati Sabu Raijua, Kamis (7/5/2026). (Foto: Prokokim Sabu Raijua)
  • Bagikan

“Kelancaran distribusi BBM menjadi elemen penting yang menopang aktivitas ekonomi, pembangunan daerah, dan kebutuhan masyarakat sehari-hari,” ujarnya.

Kuota BBM Bersubsidi Tahun 2026

Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua juga memaparkan kuota BBM bersubsidi yang ditetapkan BPH Migas untuk tahun 2026.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport

Adapun kuota yang dialokasikan meliputi Solar sebanyak 967 kiloliter (KL), Minyak Tanah 681 KL, dan Pertalite sebesar 2.902 KL.

Sementara untuk BBM non subsidi jenis Pertamax, tidak terdapat penetapan kuota resmi dari BPH Migas karena masuk kategori BBM non subsidi.

Peran Penting Agen BBM di Daerah 3T

Asisten I Sekda menekankan bahwa di wilayah Sabu Raijua sebagai daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), keberadaan agen BBM memiliki peran strategis dalam mendukung distribusi energi kepada masyarakat.

Menurutnya, berdasarkan rekomendasi BPH Migas, penyaluran Pertamax di daerah 3T tidak hanya dilakukan melalui SPBU, tetapi juga dapat disalurkan melalui agen resmi dengan menyesuaikan kondisi penyimpanan dan pengangkutan di daerah.

“Agen BBM berperan penting sebagai penyedia alternatif untuk mengurangi antrean di SPBU sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang berada jauh dari SPBU,” jelasnya.

Dorong Sinergi dan Evaluasi Berkelanjutan

Pemerintah daerah menilai evaluasi penyaluran BBM sangat penting untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang masih terjadi di lapangan serta mencari solusi yang efektif secara bersama-sama.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *