Karena itu, Pemkab Sabu Raijua tidak hanya mengandalkan dukungan APBN, tetapi juga terus mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk pengadaan dan pengembangan sarana pertanian.
“Pemerintah daerah terus bergerak mencari peluang untuk menghadirkan bantuan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Untuk sektor pertanian, kita berupaya maksimal mendapatkan dukungan, baik dari pemerintah pusat maupun dengan mengoptimalkan kemampuan anggaran daerah yang kita miliki,” ujar Krisman.
Hand Tractor Dorong Efisiensi Kerja Petani
Penyerahan hand traktor menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong penggunaan teknologi dalam kegiatan pertanian masyarakat Sabu Raijua.
Bupati Krisman menjelaskan, mekanisasi pertanian diharapkan dapat membantu petani mengolah lahan dengan lebih cepat, efektif, dan efisien dibandingkan pola kerja konvensional.
Penggunaan alat tersebut juga diharapkan mampu mengurangi beban fisik petani, membuka peluang pengembangan area tanam baru, serta meningkatkan produktivitas pertanian secara bertahap.
Dengan dukungan teknologi, petani diharapkan dapat mengelola lahan secara lebih optimal sehingga sektor pertanian semakin mampu menopang ekonomi keluarga dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Bupati Minta Alsintan Dirawat dan Tidak Dikuasai Pribadi
Di hadapan pengurus dan anggota Poktan Jaya Sama, Bupati Krisman menegaskan agar bantuan pemerintah tersebut dikelola secara transparan dan bertanggung jawab.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










