iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wabup Sabu Raijua Dorong Penguatan Integrasi Layanan Primer untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan

200
Wabup sabu raijua
Wakil Bupati Sabu Raijua, Thobias Uly pose bersama peserta kegiatan di Gereja P'niel Menia pada Selasa (2/6/2026). (Foto: Prokopim Sabu Raijua)
  • Bagikan

Menurutnya, kebijakan Integrasi Layanan Primer yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan merupakan solusi untuk menyatukan alur pelayanan kesehatan mulai dari puskesmas, puskesmas pembantu (pustu), hingga posyandu melalui pendekatan berbasis siklus hidup keluarga.

“Integrasi Layanan Primer menjadi salah satu strategi penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih mudah diakses, terintegrasi, dan berkualitas,” ujarnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Thobias menjelaskan bahwa seluruh puskesmas di Kabupaten Sabu Raijua telah ditetapkan sebagai Puskesmas ILP sejak tahun 2025 berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.2/286/SHK-SR/2025.

Meski demikian, pelaksanaan program tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan di lapangan, mulai dari keterbatasan sarana dan prasarana, sumber daya manusia, hingga dukungan anggaran yang belum optimal.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya penguatan kolaborasi lintas program dan lintas sektor guna mendukung keberhasilan implementasi ILP di seluruh wilayah Kabupaten Sabu Raijua.

Pada aspek lintas program, seluruh layanan kesehatan diharapkan dapat berjalan secara terintegrasi tanpa sekat, sehingga pelayanan kepada masyarakat mulai dari proses pendaftaran hingga penanganan pasien dapat berlangsung lebih efektif dan efisien.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *