Sedangkan tiga pondok lainnya berukuran 3×4 meter dengan dinding bebak lontar dan atap daun lontar.
Saat kejadian, seluruh pemilik pondok diketahui tidak berada di lokasi.
Selain itu, kondisi angin kencang membuat api dengan cepat merembet ke pondok lainnya.
Rihi Hina mengakui kelalaiannya karena meninggalkan api sebelum pergi ke Kecamatan Sabu Timur.
Meski menerima kejadian tersebut sebagai musibah, para korban berharap adanya bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, khususnya melalui Dinas Sosial.
Pasalnya, pondok rumput laut tersebut merupakan sarana penting bagi aktivitas melaut dan usaha rumput laut yang menjadi mata pencaharian utama mereka. (*/rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










