iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Sabu Raijua Perjuangkan Revitalisasi MI An-Nur Seba, Seragam Gratis hingga Bus Sekolah jadi Prioritas

200
bupati krisman
Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M mengunjungi Madrasah Ibtidaiyah (MI) An-Nur Seba di Desa Raemadia, Kecamatan Sabu Barat, Selasa (21/7/2026). (Foto: Prokopim Sabu Raijua)
  • Bagikan

Seba, RakyatSARAI.ID – Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M., menegaskan komitmennya memperkuat sektor pendidikan dengan memperjuangkan revitalisasi fasilitas Madrasah Ibtidaiyah (MI) An-Nur Seba di Desa Raemadia, Kecamatan Sabu Barat.

Komitmen tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke sekolah tersebut, Selasa (21/7/2026), sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua memastikan pemerataan sarana pendidikan sekaligus memperkuat sinergi dengan Kementerian Agama.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
Dua Bulan di Sabu Raijua, Mahasiswa IAKN Kupang Diminta jadi Duta Potensi Daerah

Kedatangan Bupati disambut hangat oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Sabu Raijua beserta jajaran, Wakil Ketua Yayasan An-Nur Seba, para guru, dan seluruh siswa.

Penambahan Ruang Kelas dan Mushola jadi Prioritas

Dalam dialog bersama pemerintah daerah, Kakan Kemenag Kabupaten Sabu Raijua menjelaskan bahwa MI An-Nur Seba dibangun secara swadaya oleh masyarakat bersama guru-guru madrasah se-NTT di atas lahan seluas 2.500 meter persegi.

Saat ini sekolah tersebut baru memiliki satu ruang kantor dan tiga ruang kelas sehingga belum mampu mengakomodasi kebutuhan belajar secara optimal.

Pihak sekolah mengusulkan sejumlah kebutuhan prioritas, meliputi penambahan tiga ruang kelas baru, pembangunan mushola, bantuan seragam sekolah gratis, serta penyediaan bus sekolah.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Krisman menyampaikan permohonan maaf karena sebelumnya tidak sempat menghadiri peresmian gedung sekolah akibat agenda audiensi di kementerian.

Ia memastikan pemerintah daerah akan mengawal usulan pembangunan tersebut melalui Program Revitalisasi Pendidikan.

Baca Juga:
KPK Terbitkan Edaran Pencegahan Korupsi SPMB 2026, Larang Titipan Siswa dan Pungutan Liar

“Kami akan kawal ini melalui jalur aspirasi anggota DPR RI Komisi X maupun Kementerian Agama RI. Saya minta pihak yayasan dan Kemenag segera menyiapkan dokumen perencanaan dan proposalnya,” ujar Krisman.

Program Seragam Gratis untuk Seluruh Anak Sabu Raijua

Selain pembangunan fisik sekolah, Bupati juga memastikan program bantuan seragam sekolah gratis akan diupayakan menjangkau seluruh siswa madrasah.

Menurutnya, seluruh anak di Kabupaten Sabu Raijua memiliki hak yang sama untuk memperoleh dukungan pendidikan dari pemerintah daerah.

“Anak-anak madrasah adalah anak-anak Sabu Raijua juga. Mereka berhak mendapatkan perhatian yang sama. Saya akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar hal ini diakomodir,” tegasnya.

Sementara itu, terkait usulan pengadaan bus sekolah, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua akan menugaskan Dinas Perhubungan melakukan kajian terhadap kebutuhan transportasi siswa.

Tinjau Proses Belajar dan Tanam Pohon Kelapa

Usai berdialog, Bupati Krisman meninjau langsung kegiatan belajar mengajar di setiap ruang kelas.

Ia juga melakukan penanaman anakan pohon kelapa di halaman sekolah sebagai simbol kepedulian terhadap penghijauan lingkungan sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang asri dan nyaman.

Paparkan Program Strategis Pemkab di Kantor Kemenag

Rangkaian kunjungan kerja kemudian dilanjutkan ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sabu Raijua.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengapresiasi kondisi gedung kantor Kemenag yang dinilai representatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kakan Kemenag menyampaikan apresiasi atas pembangunan jalan hotmix menuju kantor yang kini mempermudah akses pelayanan. Meski demikian, pihaknya berharap pemerintah daerah dapat membantu mengatasi keterbatasan jaringan internet di kawasan tersebut.

Di hadapan jajaran Kemenag, Bupati Krisman memaparkan sejumlah program strategis yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, antara lain:

  • Program Sekolah Rakyat, yang saat ini sedang diproses di pemerintah pusat setelah seluruh tahapan administrasi dan survei lapangan selesai dilaksanakan.
  • Pengurangan wilayah blank spot, melalui kerja sama dengan Telkomsel Bali Nusra yang akan membangun 13 menara telekomunikasi baru di Kabupaten Sabu Raijua.
  • Efisiensi anggaran daerah, melalui pengalihan belanja perjalanan dinas dan pos nonprioritas untuk membiayai pembangunan lima ruas jalan hotmix, santunan duka, lampu jalan, rumah layak huni, hingga program seragam sekolah gratis.

Bupati Tegaskan PPPK Tetap Dipertahankan

Dalam arahannya, Krisman juga menyinggung keberlanjutan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua.

Ia menegaskan bahwa pengurangan tenaga PPPK bukan menjadi solusi dalam menghadapi tantangan efisiensi anggaran.

“Merumahkan PPPK bukanlah solusi. Pemerintah daerah akan terus mencari langkah-langkah terbaik agar mereka tetap dipertahankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Kunjungan kerja tersebut ditutup dengan sesi foto bersama antara Bupati, jajaran Kementerian Agama, pengurus Yayasan An-Nur Seba, serta para guru sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat kualitas pendidikan dan pemerataan layanan pendidikan di Kabupaten Sabu Raijua. (*/rs1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *