Sabu Timur, RakyatSARAI.ID – Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M., menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Triwulan I Tahun 2026 secara simbolis kepada 21 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Eiada, Kecamatan Sabu Timur, Rabu (17/06/2026).
Acara ini turut dihadiri oleh Camat Sabu Timur, Kepala Desa Eiada beserta perangkat desa, Ketua dan anggota BPD Keduru, Ketua RT/RW, serta para keluarga penerima manfaat.
BLT Dana Desa Disalurkan kepada 21 KPM
Penyerahan BLT Dana Desa dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sabu Raijua kepada perwakilan KPM. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tingkat desa.
Penyesuaian Nominal BLT-DD Tahun 2026
Dalam arahannya, Bupati Krisman menjelaskan adanya penyesuaian nominal BLT-DD tahun 2026 yang turun menjadi Rp200.000 per bulan dari sebelumnya Rp300.000 per bulan. Penyesuaian ini terjadi akibat pemotongan anggaran Dana Desa dari pemerintah pusat.
Menurutnya, sebagian dana tersebut dialihkan untuk mendukung program strategis nasional seperti Makanan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih.
Bupati Jadikan Momentum Dialog dengan Masyarakat
Bupati menegaskan bahwa kehadirannya dalam penyaluran bantuan ini bukan hanya untuk menyerahkan BLT, tetapi juga sebagai ruang dialog langsung dengan masyarakat.
“Kehadiran kami di sini juga untuk mendengar keluhan dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung,” ujarnya.
Kebijakan Tambak Garam dan Kesejahteraan Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan kebijakan peningkatan kesejahteraan di sektor tambak garam. Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menaikkan bagi hasil masyarakat dari 5 persen menjadi 10 persen.
Selain itu, upah pekerja tambak juga dioptimalkan hingga mencapai Rp3.500.000 per bulan. Pemerintah daerah menegaskan bahwa bagian Pemda sebesar 5 persen akan dikelola secara transparan dan dikembalikan untuk program pro-rakyat.
Program Rumah Layak Huni dan Pembangunan RTLH
Bupati Krisman juga mengungkapkan bahwa Sabu Raijua mendapatkan kuota bantuan pusat untuk rehabilitasi 1.000 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang akan diverifikasi oleh Dinas PUPR dan Dinas Sosial.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengalokasikan pembangunan 30 unit rumah baru melalui APBD sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Prioritas Bantuan untuk Kebutuhan Dasar Warga
Di tengah keterbatasan anggaran akibat pemotongan dana dari pusat, Pemkab Sabu Raijua tetap memprioritaskan berbagai bantuan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti bantuan uang duka, kawat duri, hand tractor, hingga seragam sekolah gratis.
Dalam sesi dialog, masyarakat Desa Eiada menyampaikan sejumlah usulan, termasuk permintaan bantuan hand tractor dan kawat duri. Bupati menyatakan seluruh aspirasi tersebut telah dicatat dan akan ditindaklanjuti sesuai skala prioritas dan ketersediaan anggaran. (*/rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










