Program tersebut diharapkan dapat mengurangi hambatan biaya sekaligus memastikan anak-anak di wilayah kepulauan tetap memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) serta Presiden Republik Indonesia atas perhatian terhadap pemerataan pendidikan, terutama di daerah kepulauan dan wilayah terluar seperti Sabu Raijua.
Menurutnya, setiap anak bangsa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kesempatan menjadi mahasiswa dan meraih pendidikan tinggi.
Kisah Keluarga jadi Motivasi Mahasiswa
Di hadapan mahasiswa, Krisman juga membagikan kisah perjuangan hidupnya untuk memberikan motivasi.
Ia menceritakan bahwa dirinya berasal dari keluarga sederhana dengan sembilan bersaudara. Ayahnya merupakan seorang guru sekolah dasar.
Meski hidup dalam keterbatasan, kedua orang tuanya tetap berjuang agar seluruh anak mereka dapat menempuh pendidikan hingga meraih gelar sarjana.
“Pendidikan adalah jalan untuk mengubah masa depan. Kami berasal dari keluarga sederhana, tetapi orang tua kami selalu percaya bahwa pendidikan adalah satu-satunya cara mengubah nasib,” ujarnya.
Krisman juga menceritakan keberhasilan salah satu anaknya yang berhasil menembus University of Toronto, Kanada, melalui Program Beasiswa Indonesia Maju.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










