iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Bantuan Datang Bertubi-tubi, 1.000 Unit Rumah segera Dibangun di Sabu Raijua

200
Bupati krisman
Bupati Sabu Raijua, Krisman Riwu Kore meresmikan rumah bantuan. (Foto: Dok. PKP Setda Kabupaten Sabu Raijua)
  • Bagikan

Seba, RakyatSarai.ID – Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M., meresmikan Program Pengembangan Desa Tahun 2025–2026 yang dilaksanakan oleh Habitat for Humanity Indonesia di Desa Waduwalla, Kecamatan Sabu Liae, Selasa, 28 April 2026.

Peresmian berlangsung di salah satu rumah penerima manfaat program Rumah Layak Huni (RLH) dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Senior Manager Operations Habitat for Humanity Indonesia Rudy Nadabdab, Project Manager Site Sabu Rendra Arif Budiono Purbaya, jajaran pemerintah daerah, pimpinan OPD, serta masyarakat setempat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Fokus Hunian, Sanitasi dan Air Bersih

Project Manager Site Sabu, Rendra Arif Budiono Purbaya, menjelaskan bahwa program ini berfokus pada peningkatan kualitas hunian, sanitasi, dan akses air bersih, khususnya di Kecamatan Sabu Liae.

Di Desa Waduwalla, program telah merealisasikan pembangunan tiga unit rumah layak huni, rehabilitasi dua embung, serta pembangunan satu unit MCK dua pintu di SD GMIT Ege.

Sementara itu, di Desa Dainao, capaian program meliputi pembangunan dua unit rumah layak huni, enam unit MCK, serta delapan unit sumur gali untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Pendampingan dan Keberlanjutan

Selain pembangunan fisik, program ini juga mencakup pendampingan masyarakat melalui pelatihan yang diikuti 120 peserta. Untuk menjaga keberlanjutan, dibentuk komite air yang bertugas mengelola dan merawat embung.

Habitat for Humanity Indonesia juga melakukan uji kualitas air di laboratorium kesehatan. Hasilnya menunjukkan adanya kandungan mangan, sehingga diterapkan sistem filtrasi agar air tetap aman dikonsumsi.

Sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan, organisasi tersebut juga akan menyalurkan 1.000 anakan pohon produktif guna memulihkan fungsi lahan.

Apresiasi dan Tantangan Anggaran

Dalam sambutannya, Bupati Krisman menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara pemerintah daerah dan Habitat for Humanity Indonesia. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan sinergi berbagai pihak, termasuk lembaga swadaya masyarakat dan dunia usaha.

Menurutnya, Desa Waduwalla dan Dainao diprioritaskan karena memiliki kebutuhan mendesak, mengingat Kecamatan Sabu Liae masih tergolong wilayah dengan tingkat ketertinggalan relatif tinggi.

Bupati juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah menghadapi tantangan berupa pemotongan anggaran hingga Rp164 miliar. Meski demikian, komitmen pembangunan tetap dijaga melalui kerja sama lintas sektor, termasuk dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) untuk menghidupkan kembali sektor rumput laut dan garam.

Dukungan Pusat dan Sektor Kelautan

Upaya pemerintah daerah menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat turut membuahkan hasil. Sabu Raijua memperoleh bantuan renovasi rumah sebanyak 300 unit dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, 200 unit dari Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan, serta 500 unit dari Kementerian Dalam Negeri.

Di sektor kelautan, daerah ini juga menerima bantuan revitalisasi tambak garam seluas 45 hektar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dijadwalkan segera memasuki masa panen perdana.

“Ini bukti tanggung jawab kita. Tahun ini, 45 hektar tambak garam akan panen perdana, dan kami berencana mengundang menteri terkait untuk melihat langsung,” ujar Krisman.

Harapan untuk Masyarakat

Menutup kegiatan, Bupati Krisman mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat seluruh bantuan yang telah diberikan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Usai peresmian, Bupati bersama rombongan juga meninjau salah satu embung yang telah dibangun sebagai bagian dari program pengembangan desa di wilayah tersebut. (*/rs1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *