Ia berharap Muscab mampu melahirkan kepengurusan baru yang amanah, kompeten, dan solid dalam membawa organisasi menjadi lebih maju.
Selain itu, ia juga berharap tersusun program kerja yang selaras dengan visi pembangunan daerah serta tercipta sinergi yang kuat antara IBI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan di bidang kesehatan.
Wabup juga mendorong munculnya inovasi pelayanan kesehatan yang mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Ia mengingatkan pentingnya profesionalisme dalam pelayanan kesehatan, termasuk melakukan rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap apabila ditemukan kasus yang membutuhkan penanganan lanjutan demi keselamatan ibu dan anak.
TP-PKK Siap Berkolaborasi dengan IBI
Pada kesempatan yang sama, Ketua TP-PKK Kabupaten Sabu Raijua, Ny. Sherly R. Riwu Kore-Helianak, S.E., yang juga menjabat sebagai Bunda Posyandu, menyatakan kesiapan TP-PKK dan Posyandu untuk berkolaborasi dengan IBI Kabupaten Sabu Raijua.
Menurutnya, program kerja TP-PKK dan IBI memiliki arah yang sama dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.
Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua berharap Muscab III IBI ini dapat menghasilkan kepengurusan yang solid serta program kerja inovatif demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat. (*/rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










