Seba, RakyatSarai.ID – Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si., secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-III Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Sabu Raijua yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Sabu Raijua, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sabu Raijua, Asisten II Sekda, Ketua Pengurus IBI Provinsi NTT, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Sabu Raijua, Ketua IBI Kabupaten Sabu Raijua, pimpinan OPD, tokoh agama, para ketua organisasi profesi kesehatan, kepala puskesmas, serta para bidan se-Kabupaten Sabu Raijua.
Muscab IBI Dinilai Strategis untuk Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Thobias Uly menyampaikan apresiasi kepada IBI Kabupaten Sabu Raijua atas terselenggaranya Muscab Ke-III tersebut.
Menurutnya, Muscab bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi forum strategis untuk memperkuat organisasi profesi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan di daerah.
Ia menilai tema Muscab yang mengarah pada transformasi pelayanan kesehatan menunjukkan komitmen kuat para bidan untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Muscab ini merupakan momentum penting untuk evaluasi kinerja, memperkuat solidaritas organisasi, meningkatkan profesionalisme, serta menyusun program kerja yang relevan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat Sabu Raijua,” ujar Thobias Uly.
Sejalan dengan Visi Pembangunan Sabu Raijua
Wakil Bupati menegaskan bahwa pelaksanaan Muscab IBI sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Sabu Raijua, yakni “Sabu Raijua Bangkit, Maju, Sejahtera, dan Mandiri.”
Menurutnya, visi tersebut merupakan komitmen bersama untuk membangun masyarakat yang memiliki daya saing, mandiri, dan berkualitas, termasuk dalam sektor kesehatan.
Dari enam misi pembangunan daerah, Thobias Uly menyoroti misi ketiga yang berfokus pada peningkatan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan sosial.
Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan berkualitas, merata, dan berkeadilan menjadi prioritas utama pembangunan daerah, termasuk melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan seperti para bidan.
Empat Peran Strategis Bidan
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati memaparkan empat peran strategis bidan dalam pembangunan kesehatan daerah, yakni:
- Memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak secara komprehensif;
- Mendukung percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi;
- Berkontribusi dalam pencegahan dan penanganan stunting;
- Meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup sehat di masyarakat.
Menurutnya, bidan merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan anak di wilayah pedesaan maupun pelosok.
Harapan Wabup untuk IBI Sabu Raijua
Melalui forum Muscab III IBI, Wakil Bupati Thobias Uly menyampaikan sejumlah harapan kepada organisasi profesi bidan tersebut.
Ia berharap Muscab mampu melahirkan kepengurusan baru yang amanah, kompeten, dan solid dalam membawa organisasi menjadi lebih maju.
Selain itu, ia juga berharap tersusun program kerja yang selaras dengan visi pembangunan daerah serta tercipta sinergi yang kuat antara IBI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan di bidang kesehatan.
Wabup juga mendorong munculnya inovasi pelayanan kesehatan yang mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Ia mengingatkan pentingnya profesionalisme dalam pelayanan kesehatan, termasuk melakukan rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap apabila ditemukan kasus yang membutuhkan penanganan lanjutan demi keselamatan ibu dan anak.
TP-PKK Siap Berkolaborasi dengan IBI
Pada kesempatan yang sama, Ketua TP-PKK Kabupaten Sabu Raijua, Ny. Sherly R. Riwu Kore-Helianak, S.E., yang juga menjabat sebagai Bunda Posyandu, menyatakan kesiapan TP-PKK dan Posyandu untuk berkolaborasi dengan IBI Kabupaten Sabu Raijua.
Menurutnya, program kerja TP-PKK dan IBI memiliki arah yang sama dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.
Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua berharap Muscab III IBI ini dapat menghasilkan kepengurusan yang solid serta program kerja inovatif demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat. (*/rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










