Keluarga juga mengungkapkan bahwa korban sebelumnya pernah mengalami insiden serupa, yakni terjatuh dari pohon hingga mengalami patah tangan.
Selain itu, korban diketahui memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi yang diduga turut menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan tersebut.
Pihak keluarga kemudian membuat surat pernyataan resmi penolakan autopsi dan menyatakan menerima kematian korban dengan ikhlas.
Kasat Reskrim Polres Sabu Raijua, Iptu Deflorintus M. Wee, mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga meninggal dunia akibat terjatuh dari pohon kelapa yang sedang dipanjatnya.
“Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat jatuh dari pohon kelapa yang dipanjatnya, karena terdapat luka lecet pada bagian dada, kedua tangan bagian dalam, dan kaki kiri yang diduga akibat gesekan dengan batang kelapa saat korban terjatuh dari atas pohon,” ujar Iptu Deflorintus M. Wee, Minggu malam.
Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi serta mengamankan beberapa barang bukti guna melengkapi proses penyelidikan. Namun hingga saat ini tidak ditemukan indikasi adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. (*/rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










