Seba, RakyatSARAI.ID – Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sabu Raijua resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Aula Kantor Bupati Sabu Raijua, Senin (15/6/2026).
Agenda strategis nasional ini menjadi langkah penting dalam memetakan potensi ekonomi daerah serta menentukan arah kebijakan pembangunan ke depan.
Pencanangan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M. Turut hadir Wakil Bupati Sabu Raijua, Sekretaris Daerah, Kepala BPS Kabupaten Sabu Raijua Yonsi Fredik Lian, S.Pt., Plt. Asisten I dan III Sekda, pimpinan OPD, serta para petugas lapangan yang akan terlibat dalam pendataan.
Pendataan Berlangsung hingga Akhir Agustus 2026
Dalam laporannya, Kepala BPS Kabupaten Sabu Raijua, Yonsi Fredik Lian, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda statistik nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.
SE2026 menjadi sensus ekonomi kelima yang diselenggarakan di Indonesia sejak tahun 1986. Setelah melalui tahapan persiapan sejak 2024 dan geladi bersih pada 2025, pendataan lengkap akan dilakukan secara serentak mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Di Kabupaten Sabu Raijua, pendataan mencakup seluruh kecamatan dengan metode kunjungan langsung ke rumah tangga maupun lokasi usaha menggunakan perangkat digital.
Sebanyak 100 petugas diterjunkan untuk menjangkau seluruh unit usaha, mulai dari usaha berskala besar hingga pelaku usaha mikro yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.
“Total petugas terdiri dari 85 petugas pendata lapangan, 13 petugas pengawas, dan dua petugas organik yang secara khusus menangani usaha skala besar,” jelas Yonsi.
Seluruh petugas akan mengenakan rompi dan tanda pengenal resmi guna memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada masyarakat selama proses pendataan berlangsung.
Data Akurat jadi Kunci Kebijakan Pembangunan
Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, menegaskan bahwa hasil Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran sangat penting sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan ekonomi dan pembangunan daerah.
Menurutnya, data yang diperoleh nantinya akan digunakan untuk menganalisis potensi daerah melalui pendekatan Tipologi Klassen sehingga pemerintah dapat mengidentifikasi sektor unggulan, sektor potensial, sektor stagnan, maupun sektor yang belum berkembang.
Ia mencontohkan beberapa sektor unggulan yang membutuhkan dukungan data yang akurat, seperti sektor kelautan melalui komoditas garam dan rumput laut serta sektor pertanian dengan komoditas bawang merah.
“Hasil pemetaan berbasis data ini akan menjadi acuan utama dalam pengalokasian anggaran dan penentuan arah pembangunan ekonomi daerah,” ujar Krisman.
Bupati Minta Petugas Bekerja Profesional dan Humanis
Dalam arahannya, Bupati Krisman juga meminta seluruh petugas lapangan menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, dan ketelitian agar data yang dihasilkan benar-benar akurat.
Ia mengingatkan pentingnya membangun komunikasi yang santun dan humanis ketika berinteraksi dengan pelaku usaha maupun masyarakat selama proses pendataan berlangsung.
Selain itu, Bupati mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua untuk memberikan dukungan penuh serta membantu kelancaran pendataan hingga tingkat kecamatan dan desa.
Kepada masyarakat dan para pelaku usaha, Krisman mengajak agar menerima petugas dengan baik serta memberikan informasi yang jujur dan lengkap.
“Data yang tidak jujur akan menghasilkan data yang bias dan dapat berdampak pada ketepatan pengambilan kebijakan, baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional,” tegasnya.
Ditandai Pemukulan Gong dan Penyematan Rompi Petugas
Sebagai tanda dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Sabu Raijua, Bupati Krisman B. Riwu Kore secara simbolis melakukan pemukulan gong dan penyematan rompi serta tanda pengenal kepada perwakilan petugas lapangan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam menyukseskan pendataan ekonomi nasional yang menjadi fondasi penting bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sabu Raijua. (*/rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










