“Guru memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. Di tangan gurulah masa depan bangsa ditempa, karakter generasi muda dibentuk, dan nilai-nilai kebangsaan ditanamkan,” ujarnya.
Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para PNS untuk terus meningkatkan kinerja, profesionalisme, serta dedikasi dalam melayani masyarakat.
“Ketika menerima penghargaan, maka hargailah dengan meningkatkan prestasi kerja, kedisiplinan, dan keteladanan,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, dua PNS penerima Satyalancana Karya Satya 30 tahun diketahui akan memasuki masa pensiun pada 1 Juni 2026, yakni Ir. Titus Bernadus Duri yang menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta Margeritha Lawa Djo, S.Pd., SD, seorang Guru Ahli Madya.
Bupati menyampaikan bahwa masa purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak baru dalam kehidupan.
“Masa purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak baru. Kami berharap pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki tetap memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Krisman mengucapkan selamat kepada seluruh penerima penghargaan dan berharap pencapaian tersebut menjadi dorongan untuk terus bekerja lebih giat dan profesional dalam melayani masyarakat. (*/rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










