iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kunker ke Desa Keliha, Bupati Sabu Raijua Serahkan BLT Dana Desa dan Bawa Kabar Kuota 1.000 Bedah Rumah

200
bupati sarai
Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M., pose bersama warga dalam Kunjungan Kerja (Kunker) strategis di Desa Keliha, Kecamatan Sabu Timur pada Jumat (19/06/2026). (Foto: Prokopim Sabu Raijua)
  • Bagikan

Sabu Timur, RakyatSARAI.ID – Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M., melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) strategis di Desa Keliha, Kecamatan Sabu Timur pada Jumat (19/06/2026).

Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka penyerahan secara resmi Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahap I Tahun 2026 yang menyasar 16 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Acara yang berlangsung tertib ini turut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas PMD, Camat Sabu Timur, Kepala Desa Keliha Paulus Nara Magi beserta perangkat desa, Ketua dan Anggota BPD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta para warga setempat.

Verifikasi Ketat, Kades Keliha Luruskan Isu KPM Muda

Dalam laporannya, Kepala Desa Keliha, Paulus Nara Magi, memaparkan adanya penurunan jumlah penerima bantuan yang cukup signifikan, dari 37 KPM di tahun lalu menjadi 16 KPM pada tahun ini.

Penurunan ini terjadi akibat proses verifikasi ulang yang berjalan ketat guna memastikan bantuan tepat sasaran. Paulus juga meluruskan isu terkait adanya dua penerima yang berusia muda.

“Kami perlu jelaskan agar tidak menjadi polemik di masyarakat. Dua KPM usia muda tersebut berhak menerima karena satu orang merupakan penyandang disabilitas, dan satu orang lagi menderita penyakit menahun yang membuatnya tidak bisa beraktivitas normal,” tegas Paulus.

Hasil Lobi Pusat: Sabu Raijua Dapat 1.000 Unit Program Bedah Rumah

Sementara itu, Bupati Krisman B. Riwu Kore dalam arahannya menegaskan komitmennya untuk selalu turun ke lapangan guna mendengar langsung keluhan warga.

Ia juga meluruskan bahwa rangkaian perjalanan dinasnya ke kementerian di Jakarta adalah demi memperjuangkan anggaran pembangunan daerah.

Salah satu buah perjuangan nyata tahun ini adalah Kabupaten Sabu Raijua berhasil mendapatkan kuota Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah sebanyak 1.000 unit untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Pemerintah Pusat.

“Saya minta Kepala Desa dan aparatur segera mendata rumah warga yang tidak layak huni. Dinas teknis seperti PUPR dan Dinas Sosial nantinya akan turun langsung melakukan verifikasi lapangan. Selain bantuan pusat, Pemda juga menyiapkan program Bangun Baru Rumah sebanyak 30 unit yang bersumber dari APBD,” ujar Bupati Krisman.

Dampak Pemangkasan Pagu Anggaran Dana Desa Nasional

Terkait penurunan nominal BLT Dana Desa Sabu Raijua 2026 yang kini menjadi Rp250.000/bulan per KPM dari yang sebelumnya rata-rata Rp300.000/bulan, Bupati menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan dampak dari efisiensi kebijakan Pemerintah Pusat.

Pagu Dana Desa yang dulunya mencapai Rp1 miliar per tahun, kini disesuaikan ke kisaran Rp200 juta hingga Rp400 juta setahun.

Kebijakan penyesuaian ini berdampak pada efisiensi anggaran pemerintah daerah di seluruh Indonesia, di mana anggaran dialihkan untuk mendanai Program Strategis Nasional seperti Program Makanan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih.

“Saya percaya apa yang dilakukan desa sudah sesuai aturan yang berlaku. Kepada para KPM, gunakanlah bantuan ini secara baik dan bijak agar berguna bagi kehidupan bapak-mama semua,” pesan Bupati.

Jadi Tuan Rumah Tinju Gubernur Cup, Warga Diminta Kandangkan Ternak

Mengakhiri sambutannya, Bupati Krisman membawa kabar membanggakan bahwa Kabupaten Sabu Raijua terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan event bergengsi Tinju Gubernur Cup tahun ini. Kepercayaan tingkat provinsi ini didapatkan setelah Sabu Raijua dinilai sukses besar menyelenggarakan event Tinju Bupati Cup tahun lalu.

Demi menjaga nama baik daerah dan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas bagi para tamu luar daerah, Bupati mengeluarkan imbauan khusus terkait ketertiban lingkungan.

“Saya menghimbau dan meminta dukungan seluruh masyarakat, secara khusus bagi yang memiliki hewan ternak, tolong pada saat event berlangsung agar ternaknya diikat atau dikandangkan. Mari jaga ternak kita demi menjaga nama baik daerah sebagai tuan rumah yang ramah dan aman,” tegas Bupati.

Agenda kunker kemudian dilanjutkan dengan penyerahan BLT Dana Desa secara simbolis kepada 5 orang KPM dan ditutup dengan sesi dialog interaktif.

Dalam diskusi tersebut, Bupati Krisman langsung menampung berbagai aspirasi masyarakat mulai dari kendala proposal dinas hingga permohonan bantuan alat pertanian seperti handtraktor dan kawat duri untuk segera dicarikan solusi terbaik. (*/rs1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *