iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wakil Bupati Sabu Raijua Tanam Padi Bersama Petani, Dorong Produktivitas dan Swasembada Pangan

200
Wabup sabu
Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si., melakukan kegiatan tanam padi bersama Kelompok Tani (Poktan) Farah Mandiri di Desa Loboaju, Kecamatan Sabu Tengah, Selasa (5/5/2026). (Foto: Dok. Prokopim Sabu Raijua)
  • Bagikan

Seba, RakyatSarai.ID – Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si., melakukan kegiatan tanam padi bersama Kelompok Tani (Poktan) Farah Mandiri di Desa Loboaju, Kecamatan Sabu Tengah, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung Program Nasional Swasembada Pangan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sabu Raijua, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda, serta anggota Poktan Farah Mandiri.

Kehadiran Wakil Bupati dalam kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Ia menegaskan bahwa petani memiliki peran strategis sebagai tulang punggung ketahanan pangan nasional, sehingga pemerintah wajib hadir memberikan dukungan nyata.

“Ini bukan pertama kalinya kami menghadiri kegiatan tanam maupun panen bersama Poktan Farah Mandiri. Kami sudah beberapa kali datang dan melihat langsung potensi lahan persawahan di sini,” ujar Thobias Uly.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua telah menyalurkan bantuan berupa alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk meningkatkan efisiensi kerja petani.

Selain itu, bantuan kawat duri juga diberikan guna melindungi lahan pertanian dari gangguan ternak.

Wakil Bupati juga mendorong para petani untuk terus memanfaatkan sumber daya air yang tersedia agar dapat melakukan penanaman secara berkelanjutan.

“Pemerintah akan terus hadir mendukung petani. Kami berharap kelompok tani tidak pernah lelah mengolah lahan yang ada,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, Poktan Farah Mandiri menerapkan teknik tanam jajar legowo 4:1, yaitu sistem pengaturan jarak tanam yang memungkinkan peningkatan populasi tanaman serta memaksimalkan hasil panen.

Metode jajar legowo dikenal memiliki berbagai keunggulan dibanding sistem tanam tradisional, antara lain meningkatkan jumlah tanaman, mempermudah perawatan, menekan serangan hama dan penyakit, serta meningkatkan efisiensi pemupukan.

Dengan sistem ini, produksi dan kualitas hasil panen padi diharapkan meningkat secara signifikan.

Kegiatan tanam padi bersama ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua di bawah kepemimpinan Bupati Krisman B. Riwu Kore dan Wakil Bupati Thobias Uly dalam memperkuat sektor pertanian.

Dukungan melalui pendampingan teknis, bantuan alsintan, hingga perlindungan lahan terus digencarkan untuk mewujudkan kemandirian pangan di wilayah kepulauan tersebut.

Melalui kolaborasi antara pemerintah dan kelompok tani, Sabu Raijua optimistis dapat berkontribusi nyata dalam menyukseskan program swasembada pangan nasional. (*/rs1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSarai.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *